Sempat Anjlok Akibat Pandemi

Sempat Anjlok Akibat Pandemi, Penjualan Mobil Bangkit 3 Bulan Terakhir

  Industri otomotif mulai memperlihatkan sinyal kebangkitan sesudah terpukul oleh epidemi covid-19. Hal tersebut tergambar dalam data pemasaran mobil pt astra international tbk semasa tiga bulan paling akhir. Awalnya. Pada maret 2020. Pemasaran mobil group astra capai 45.931 unit. Masuk bulan april yang diikuti dengan berfungsinya limitasi sosial bertaraf besar (psbb) di beberapa wilayah. Pemasaran

CEO Prodia dan DOKU

CEO Prodia dan DOKU Masuk 25 Perempuan Bisnis Berpengaruh di Asia

  Forbes meluncurkan 25 asia’s power business women 2020 yang berisi daftar pimpinan wanita beberapa bagian. Beberapa wanita ini dipandang dapat menjawab rintangan usaha semasa covid-19. Dua wanita indonesia masuk ke daftar itu yaitu presiden direktur prodia widyahusada dewi muliaty serta pendiri sekaligus juga coo doku nabilah alsagoff. Kedua-duanya masuk daftar bersama-sama beberapa nama yang

Nestle Tambah Investasi

Nestle Tambah Investasi Rp 1,5 Triliun untuk Ekspansi Bisnis

  Epidemi corona tidak turunkan ketertarikan perusahaan melakukan investasi di negeri. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, menjelaskan Nestle meneruskan investasi US$ 100 juta atau sama dengan Rp 1,5 triliun untuk menggerakkan ekspansi usaha di Indonesia. Agus memberi respon loyalitas Nestle meningkatkan investasi US$ 100 juta. Investasi dari Nestle diinginkan bisa berperan pada perkembangan industri manufaktur

Ragam Strategi Pebisnis

Ragam Strategi Pebisnis Tiket Hadapi Pandemi

  Epidemi corona memukul bermacam industri, termasuk juga selingan. Startup penyuplai service penyelenggaraan acara serta usaha ticket, Loket.com juga terpengaruh. Perusahaan mengendalikan taktik jalankan usaha, ditengah-tengah limitasi mobilitas serta keramaian massa semasa epidemi. Vice President Loket.com, Ario Adimas menjelaskan penebaran epidemi Covid-19 mencemaskan industri selingan. Karena, industri ini bisa menjadi bagian paling akhir yang dipulihkan

Siasat Kopi Kulo

Siasat Kopi Kulo Berkolaborasi untuk Dongkrak Penjualan saat Pandemi

  Pemasaran kopi turun di waktu epidemi corona. Pelaku bisnis coba bermacam langkah untuk mengangkat lesunya pemasaran, salah satunya menjajaki kesempatan kerjasama dengan faksi lain sama seperti yang digerakkan Kopi Kulo. Perusahaan Kulo Grup lewat baris usaha, Warung Kopi Kulo, terus-menerus bekerjasama semasa epidemi, baik dengan merek lain atau dengan komune. Pemasaran Manajer Taktikc &

Gelombang Asing

Gelombang Asing Jual Saham Blue Chip

  Investor asing ramai jual portofolio sahamnya di semua pasar saham indonesia dengan nilai bersih rp 43.63 triliun pada periode januari-september 2020. Beberapa saham dengan nilai kapitalisasi pasar besar jadi saham yang dilepaskan terbanyak oleh asing. Kepala penelitian reliance sekuritas lanjar nafi berasa lumrah bila investor asing lakukan pemasaran pada saham bluechip sebab bagian miliknya

Kemenkeu Masih Perhitungkan

Kemenkeu Masih Perhitungkan Usulan Pajak 0% Mobil Baru

  Kementerian Keuangan sampai sekarang ini masih menimbang pembebasan pajak pemasaran atas barang mewahatau PPnBM mobil baru. Stimulan fiskal itu adalah saran Kementerian Perindustrian dalam mendongkrang industri. Kepala Tubuh Kebijaksanaan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu menjelaskan faksinya sedang hitung berapa besar kekuatan pengenaan pajak 0% menggerakkan pembelian mobil. “Lantas berapa besar efek meredam revisi perkembangan produk

Ramuan Khusus Agar

Ramuan Khusus Agar Pemain Pemula Tak Salah Berinvestasi

  Sesudah dua bulan epidemi corona menerjang Indonesia, kelas-kelas online yang diadakan Ryan Filbert semakin dibanjiri peserta. Beberapa mereka dari golongan milenial, serta cukup banyak dari generasi z yang makin belia. Dari Ryan yang pegiat pasar modal itu, mereka belajar melakukan investasi, khususnya dalam waktu pagebluk Covid-19 sekarang ini. Beberapa peserta itu cukup ketertarikan ikuti

Bahaya Deflasi Tiga Bulan

Bahaya Deflasi Tiga Bulan Beruntun saat Resesi Ekonomi

Indonesia alami deflasi semasa tiga bulan beruntun pada Juli sampai September atau selama kuartal III 2020. Deflasi berturut-turut ini berlangsung karena daya membeli yang loyo ditengah-tengah krisis ekonomi sekarang ini. Kepala BPS Suhariyanto menerangkan epidemi Covid-19 berefek pada supply serta keinginan barang/layanan. Tetapi mujur, supply barang sekarang ini mencukupi. Namun, daya membeli masih loyo. Situasi